Kamis, 08 Desember 2011

NO FAKTUR TANGGAL PELANGGAN WILAYAH NAMA TRANSAKSI
F1-2009 08/05/04 LSP, PT SAMBOJA saleh 175,000,000
F2-5871 12/05/04 IPC, PT SAMBOJA mahmud 215,000,000
F3-5478 12/05/04 Malioboro, PT SAMBOJA mudin 150,000,000
F2-5872 13/05/04 Prima, PT SAMBOJA andi 125,000,000
F1-2010 15/05/04 Jayakarta, PT SAMBOJA budi 325,000,000
F1-2011 17/05/04 Batavia, PT SAMBOJA Lisa 145,000,000
F3-5479 19/05/04 Gardena, PT SAMBOJA Santi 125,000,000


TOTAL NILAI TRANSAKSI PENJUALAN DI WILAYAH Bandung 340,000,000
=SUMIF(E7:E13;F15;G7:G13)

BENTUK PENULISAN FUNGSI : =SUMIF(RANGE;CRITERIA;SUM_RANGE)

yang harus di ingat(mestinya sudah tau).dia tiap komputer terkadang menggunakan tanda yang berbeda, jika di komputer saya menggunakan tanda ";" sebagai pemisah,,, bisa jadi di komputer sahabat menggunakan tanda "," sebagai pemisah ,,, jadi diperhatikan saja ya tanda tandanya

Rabu, 17 Agustus 2011


Mungkin banyak yang sudahmengetahui keunggulan dari Operating system yang satu ini, tapi tidak ada salahnya jika kita mereview sekali lagi keunggulan - keunggulannya, siapa tau ada yang tertinggal.. hehe
1. Kemudahan dan Kenyamanan
Anda harus tahu bahwa Windows 7 tidak akan memiliki perubahan drastis dari segi arsitektur perangkat lunak seperti Vista dari XP — Microsoft sendiri sudah berjanji bahwa pengguna yang meakukan upgrade dari Vista tidak akan menemui masalah kompatibilitas. Karena Windows 7 tidak banyak berubah di belakang layar, Microsoft dapat memfokuskan pengembangan pada pengalaman pemakaian OS itu sendiri dan bukan pada berbagai aspek teknis lain seperti keamanan dan stabilitas.
Sebagian besar perubahan yang dikemas Windows 7 berusaha untuk meningkatkan kemudahan dan kenyamanan pengguna, dan di bawah ini adalah beberapa dari fitur-fitur baru Windows 7 yang sudah terlihat di demonstrasi PDC Microsoft.
2. Taskbar
Mendapat perubahan terbesar sejak pertama kali debut di Windows 95. Windows 7 sudah tidak akan lagi menampilkan ikon aplikasi kecil lengkap dengan nama aplikasi melainkan hanya ikon berukuran besar mirip dengan Mac OS X. Daftar jendela yang ditampilkan saat menempatkan tetikus di atas ikon aplikasi juga diganti dengan user interface (UI) “ribbon” yang menampilkan thumbnail jendela yang terbuka secara menyamping.
Alat-alat lain yang terhubung ke komputer seperti kamera juga akan muncul di taskbar bersama jendela aplikasi. Secara keseluruhan fitur ini membuat Windows 7 tampil menarik.
3. System Tray
Secara resmi dinamakan sebagai “Notification Area” Microsoft akhirnya memungkinkan pengguna alat-alat untuk menata area desktop yang sering berantakan ini. Pengguna dapat memiliki ikon apa saja yang ditampilkan di System Tray, mengubah posisi ikon dan apakah mereka diperbolehkan menarik perhatian pengguna dengan notifikasi.
4. Jump List
Menu jump list akan muncul di Start Menu atau saat pengguna melakukan klik di salah satu aplikasi Taskbar, memberikan beberapa pilihan pada pengguna untuk melakukan berbagai aksi yang didukung aplikasi. Gambar di bawah ini memperlihatkan jump list Windows Media Player (WMP) yang memberikan opsi pada pengguna untuk memutar lagu, melihat lagu-lagu terakhir yang diputar dan banyak lagi.
5. User Account Control (UAC) yang Lebih Baik
UAC merupakan salah satu fitur yang paling dibenci pengguna Windows Vista. Kini selain pilihan “On” dan “Off” pengguna dapat memilih agar UAC hanya muncul saat instalasi aplikasi atau saat sebuah aplikasi mengubah konfigurasi Windows saja. Belum diketahui apakah perubahan ini cukup untuk menjadikan UAC dari musuh menjadi teman, tetapi perubahan ini setidaknya akan menjadikan UAC Windows lebih ramah.
6. Kinerja
Microsoft mengatakan bahwa mereka banyak melakukan perubahan untuk meningkatkan kinerja dan stabilitas Windows 7 seperti mengurangi waktu boot dengan mengaktifkan beberapa aplikasi secara parallel, metode manajemen memori baru dan banyak lagi. Saat ini masih terlalu dini untuk membicarakan kinerja, kita harus menunggu datangnya versi yang sudah hampir rampung untuk mendapatkan benchmark yang berarti, tetapi menurut Technologizer, Windows 7 terasa sangat cepat dioperasikan di laptop Dell yang dipinjamkan Microsoft — dan bersih dari bloatware.
7. Device Stage
Fitur baru ini mengumpulkan semua hal yang berhubungan dengan peripheral di satu tempat untuk memudahkan pengguna seperti konfigurasi, fitur, dokumentasi bahkan layanan pembelian tinta printer dan lain-lain.
8. Libraries
Apabila Anda sudah mengenal konsep library untuk lagu seperti yang dimiliki iTunes, konsep library di Windows 7 juga tidak akan asing bagi Anda. Fitur ini mengumpulkan semua file dalam PC Anda berdasarkan tipe ke dalam library masing-masing untuk memudahkan manajemen media. Sebagai contoh, semua foto dari semua PC dan jaringan akan dikumpulkan di sebuah library foto yang dapat diakses di satu tempat seperti gambar di bawah ini.
9. HomeGroups
Windows 7 memperkenalkan fitur jaringan baru bernama HomeGroups yang bertujuan untuk memudahkan beberapa komputer satu jaringan untuk saling berbagi file dan peripheral — seolah-olah semua itu terletak pada satu PC yang sama. Walaupun fitur-fitur Windows Networking sejak dulu selalu bertujuan sama, pada kenyataannya konfigurasi untuk menggunakan printer jaringan masih tetap terlalu sulit untuk sebagian besar pengguna.

10. “Peeking” (Mengintip)
Fitur peeking pada Windows 7 memudahkan pengguna untuk dengan cepat membaca konten dalam satu jendela tanpa perlu berinteraksi dengan jendela tersebut. Menempatkan cursor di atas thumbnail jendela di Task Bar akan mengubah semua jendela yang terbuka menjadi transparan kecuali jendela yang dipilih. Selain dapat “mengintip” jendela aplikasi tertentu pengguna juga dapat mengintip desktop Windows.
11. Sidebar Tidak Lagi Digunakan
Jika dibandingkan dengan widget Mac OS X yang dapat ditempatkan di desktop, perbedaan paling mencolok dari gadget Microsoft adalah peletakannya pada sidebar di sebelah kanan layar. Di Windows 7, sidebar tersebut dihilangkan karena dianggap terlalu banyak menggunakan tempat yang ada dan gadget kini dapat diletakkan langsung di desktop. Walaupun hal ini juga sebenarnya dapat dilakukan di Vista .
12. Kompatibilitas iTunes
WMP kini mendukung dua format media favorit Apple: AAC untuk audio dan H.264 untuk video. WMP ini juga dapat menemukan library iTunes yang ada pada jaringan dan memutar isinya. Fairplay DRM Apple tidak didukung, tetapi entah kenapa memutar sebuah video podcast yang beresolusi lumayan terlihat buruk di WMP.
13. WMP Minimalis
Ketika Anda melakukan klik kanan pada sebuah file media di Windows Explorer dan menggunakan WMP untuk memutarnya, WMP akan muncul dalam mode minimalis yang tidak mendominasi desktop Anda. Anda juga bisa memutar media pada preview pane Windows Explorer tanpa perlu meluncurkan WMP sama sekali.
14. Streaming Multimedia
W7 menambahkan fitur pengiriman file media dari PC ke berbagai alat yang mendukung streaming seperti sistem musik Sonos melalui jaringan. Microsoft mengatakan bahwa Windows 7 akan mengubah file ke dalam format sehingga dapat diputar oleh pemutar media Anda. Hal ini juga berarti Microsoft sudah selangkah lagi mendekati cita-cita Bill Gates menjadikan Windows pusat media di rumah. Versi Media Center dari Windows 7 juga mendapatkan upgrade besar.
15. Pengaturan Jendela Otomatis
Geser jendela mendekat tepi kanan atau kiri maka jendela tersebut akan langsung berubah ukuran menjadi setengah layar. Hal ini ditujukan untuk memudahkan Anda menyusun dua jendela secara berdampingan (seperti browser atau dokumen Word) agar Anda dapat dengan mudah bekerja pada kedua jendela sekaligus.
16. Mencari Semua Tempat Sekaligus
Fitur Windows 7 bernama “Search Federation” memungkinkan Anda untuk mengikutkan berbagai komputer, media penyimpanan jaringan dan situs ke dalam pencarian              Windows 7.
17. Tema
Microsoft sudah sangat lama sekali tidak mengantarkan perubahan besar pada fitur kustomisasi tema di Windows. Di Windows 7 Microsoft menyediakan sebuah pemilih tema baru yang lebih baik dengan fitur preview dalam ukuran asli dan memungkinkan Anda untuk menyimpan tema kustom hanya dengan dengan beberapa klik. Microsoft juga berencana untuk mengganti namanya dari Themes menjadi Styles.
18. Windows Live
Secara resmi Microsoft memiliki mengemas sedikit sekali aplikasi pada Windows 7, tidak seperti Vista . Aplikasi Photo Gallery, Movie Maker dan email telah dijadikan unduhan gratis yang disebut Windows Live Esentials, walaupun Microsoft tetap berharap berbagai vendor PC tetap akan mengemas Windows Live Essentials ke dalam komputer yang mereka jual.
19. Paint Baru
Windows Paint yang sudah banyak terlupakan mendapatkan upgrade besar, kini tampil dengan UI ribbon dari Office 2007 yang sekarang telah menjadi standar di berbagai aplikasi Microsoft. Walaupun masih banyak yang menganggap Paint.net sebagai alternatif pengganti Paint yang lebih baik.
20. Fitur Layar Sentuh
Windows 7 adalah versi Windows pertama yang mendukung multi-touch yang memungkinkan Anda mengendalikan OS ini dengan kedua tangan. Masih banyak yang ragu apakah multi-touch akan merevolusi dunia PC sebagaimana ia merevolusi dunia ponsel. Saat ini hampir tidak ada PC yang beredar di pasar yang mendukung fitur layar sentuh selain TouchSmart dari HP dan Latitude XT dari Dell

Minggu, 12 Juni 2011

A. Cropping, Copy, Paste, Color adjustment, Rotate/Flip    i. You can easily crop any portion out of existing photo in any shape.
    ii. You can copy/paste any portion from/into any image
          1. You can copy portion of your image to the clipboard and paste them to Word, Powerpoint or any other program that takes a clipboard image
          2. You can paste any image from the clipboard into your image within Photobie. You can also create a new image using “Paste as a new image”. You can do following trick: right click on any image you see on the web, select “Copy image” and then select “Paste as a new image” in Photobie. You just opened an image from the web within Photobie.
B. Basic to advanced color adjustment
    i. You can easily adjust the color balance (brightness, contrast, saturation, coldwarm, Gamma, alpha)
    ii. You can adjust (RGB) color curves and adjust or swap color RGB channel levels. You can replace one color with another color in your image
C. Painting tools: pen, shape draw fill, airbrush, eraser, line/curve with arrows, smudge etc.
    i. You can change the pen size and add special effects to the pen.
    ii. You can draw/ fill shapes with all kinds of patterns, textures and gradients.
    iii. You can use the airbrush or touch-up brush on your image.
    iv. You can use the eraser to remove a part of the image easily and smoothly.
    v. You can use the line/curve tool to draw a line or a curve easily with/without arrows. The line/curve can be dotted or dashed or dot-dashed. Texture, pattern and texture apply as well.
    vi. You can use the smudge tool to smudge out unwanted areas easily and naturally.
    vii. You can use advanced brush tools
D. Text tool: you can create text with various textures, patterns, gradients, shadings, fonts etc.
E. Color Palettes: simple color ring, customized color palette
    i. You can simply setup the paint primary color and secondary color by click on the color or color palette.
    ii. You can also change the primary color and the secondary color using the more advanced color. Simply click on the primary or secondary color labels
    iii. You can easily add you current primary/secondary color into your palette. You can remove any color from your palette. You can save your palette and open another palette you saved.
F. Region tools: rectangle, round rectangle, oval, polygon, freehand, fuzzy magic wand. Various complex region combination modes: union, exclude, intersect, xor
   i. You can use various shaped region tool to select a region
   ii. You can combine regions in different ways: union, exclude, intersect, and xor, which means exclude areas that intersect.
   iii. You can save the region you just selected to the region cache or a permanent region file and reapply them whenever you want.

Senin, 28 Maret 2011

Pas lagi bingung mau posting, tapi ga bisa masang gambar kan jadinya ga asik, Setelah cari bareng Mbah Google, akhirnya dapat beberapa referensi tempat upload gambar. Mulai dari yang mesti daftar dulu, langsung upload, sampai yang mesti jadi member premium baru bisa upload gambar.

berhubung saya masih pemula, jadi yang gratisan aja dulu ya. Berikut daftar Macam - macam tempat upload gambar gratis beserta sedikit ulasan versi saya lho ya..,

Photobucket.com
yang bandwidth perbulan bisa sampai upload 25 Gb(kalau kitan upgrade ke pro member)
besar size maksimum cuma : 1024 x 768
besarnya file sekali upload 1 Mb
bisa upload sampai 20 gambar sekaligus, (MAntap)

ImageShack.us yang banyak dipakai saat ini
besarnya file sekali upload 1.5 mb.

Tinypic.com
besarnya file upload bisa disesuaikan
bisa upload video sampai 100 Mb dengan durasi maksimal 5 menit(emm boleh juga)

ImageVenue.com
besarnya file sekali upload 1.5 mb
sayangnya file akan dihapus jika tidak pernah di akses selama 1 tahun

ImgSpot.com
besarnya file sekali upload  650 kb

www.freepicsupload.com
besarnya file sekali upload 2 mb
yang bandwidth perminggu bisa sampai upload 4Gb Gb
sayangnya file akan dihapus otomatis jika sudah 60 hari

Recommended saya mah tetap harus pake yang bayar untuk upload biar ga nyesel, tapi klu buat yang gratisan sih saya lebih suka pake freepicsupload , yang pasti loadingnya cepet, ga pernah muncul tulisan loading error , ya untuk upload - upload kan bisa aja pake itu,,hehehe

Rabu, 23 Maret 2011

Pasti para sahabat sudah tidak asing lagi dengan yang namanya Scribd.com..... iya, scribd adalah salah satu web yang menyediakan berbagai macam dokumen,baik itu pdf , doc , xls dan lain lain, dan bisa di download dan di print, tapi tentunya kita harus menjadi member dulu..... daftar boleh gratis dan download 1,2,3 artikel, seterusnya gimana??? kita klu ga ikut bayar untuk download maka mesti upload dokumen juga kesana,,,, kan jadinya repot. Apalagi klu yang suka gratisan seperti saya,,,hehehehe...
ada cara jitu download scribd gratis tanpa daftar dan upload yang saya dapat setelah googling di Mbah google...... cara ini cukup jitu menurut saya..

oke coba para sahabat buka http://www.scribd.com/mobile . Alamat ini memang di khususkan bagi para pengguna mobile, dan tentunya jika mobile version akan gratis toh, hehehee

Setelah masuk halaman tersebut, masukin deh kata kunci yang ingin di download tadi di menu bar search, klu yang ingin kita download support dengan versi mobile, maka akan muncul kata download di artikel tersebut. kalu tidak ya sabar ei,, hehehe klu ada ya monggo di download sepuasnya.

Yang mesti di ingat, saat download ganti nama dokumennya ya, soalnya semua yang kita download tadi nama defaultnya adalah 'Download' . jadi supaya tidak terjadi duplikasi ya diganti aja pada saat mulai download,

setelah selesai di download jangan lupa untuk di beri extensi ya untuk filenya.. biasanya sih kalau bukan [dot]pdf ya[dot]doc, tapi bisa juga dia [dot]xls . soalnya berdasar pengalaman saya extensinya kadang tidak ada, maklum dokumen yang untuk mobile kita download di PC(sedikit maksa caranya).

semoga artikel ini membantu para sahabat dalam pencarian ilmu pengetahuan di dunia maya secara gratis.......

Selasa, 22 Maret 2011

Waktu Cari - cari cara gimana memasang meta tag di blog, eh akhirnya ketemu artikel yang lebih bermanfaat lagi, kalau biasanya meta tag yang sering di pasang di Blog adalah sebagai berikut :


<meta name="description" content=" Deskripsi blog "/>

<meta name="keywords" content=" keyword 1, keyword 2, keyword 3, dst "/>


Contoh seperti ini :


<meta name="description" content=" kumpulan aplikasi dan artikel gratis "/>
<meta name="keywords" content=" download artikel, pasang iklan di blog dapat duit, aplikasi gratis, ebook tentang IT, download software, puisi tentang persahabatan, puisi cinta, tutorial asp.net "/>


Nah Contoh di atas merupakan pemasangan meta tag yang umum di pakai. kali ini ada cara yang lebih mantap lagi untuk dicoba. Untuk mengoptimalkannya kita sisipkan kode judul blog ( title blog ) ke dalam meta tag tersebut, sehingga kodenya akan menjadi seperti ini :


<meta expr:content='data:blog.pageTitle + " - Deskripsi blog"' name='description'/>

<meta expr:content='data:blog.pageTitle + ", keyword 1, keyword 2, keyword 3, dst"' name='keywords'/>


Contoh seperti ini :


<meta expr:content='data:blog.pageTitle + " - kumpulan aplikasi dan artikel gratis "' name='description'/>

<meta expr:content='data:blog.pageTitle + " , download artikel, pasang iklan di blog dapat duit, aplikasi gratis, ebook tentang IT, download software, puisi tentang persahabatan, puisi cinta, tutorial asp.net "' name='keywords'/>

Mudah-mudahan dengan meta tag seperti di atas dapat meningkatkan traffik ke blog anda.

Selain melakukan cara di atas, ada pula yang harus di perhatikan dalam hal membuat meta tag deskripsi atau keyword yaitu di antaranya :

    * Jangan terjadi duplikasi antara judul blog dengan deskripsi blog (kata-katanya sama).


    * Sebaiknya jumlah karakter keyword jangan lebih dari 500 karakter.


    * Untuk jumlah keyword sebaiknya jangan lebih dari 20 keyword. Pemasangan keyword yang terlalu banyak bisa di anggap spam oleh search engine.


    * Keyword yang di pasang sebaiknya berhubungan dengan isi dari postingan.


    * Lakukan analisa terhadap meta tag yang anda pasang. Untuk hal ini anda bisa menggunakan tool di internet secara gratis. Caranya gampang, ketik meta tag analyzer pada Google Search , kemudian klik Search lalu kunjungi situs yang tampil paling atas (karena situs yang diindex paling atas berarti SEO situs tersebut memang OK banget)

Senin, 21 Maret 2011

Free cPanel Web Hosting with PHP5/Mysql - no advertising!
Register now: 000webhost.com
We can offer you a free web hosting package packed with advanced features for hosting & building professional dynamic websites. We provide secure free web space with all the web hosting tools you could possibly ever need.

Our package includes:
- 1500 MB of Disk Space, 100 GB Bandwidth
- Host your own domain (http://www.yourdomain.com)
- cPanel Powered Hosting (you will love it)
- Over 500 website templates ready to download
- Easy to use website builder
- Free POP3 Email Box with Webmail access
- FTP and Web based File Manager
- PHP, MySQL, Perl, CGI, Ruby.
- And many more..

Click here to visit us: 000webhost.com
Crystal Report comes in various flavors and the one that is required for building reports for .NET is "Crystal Report for Visual Studio .NET". It exposes a rich programming model with which we could manipulate its properties and methods during runtime. If you are developing your .NET applications using Visual Studio .NET then you won’t have to install any additional software as it is already built into Visual Studio .NET.


---- Advantages -----

Some of the major advantages of using Crystal Report for Visual Studio .NET are :

- Rapid report development

- Can extend it to complicated reports with interactive charts

- Exposes a report object model using which it can interact with other controls on the web form

- Can programmatically export the reports into widely used formats like .pdf, .doc, .xls, .html and .rtf



---- The Architecture ----

The various components that make up a simple implementation of Crystal Report as a 2-tier architecture, required for web applications are

The Client :

The client only needs a browser to access the reports which are embedded into the .aspx pages.

The Web Server hosts the :

- Crystal Report Engine (CREngine.dll)

Along with other tasks like merging the data with the report file, exporting reports into different formats, etc., it is the Report Engine that converts your Crystal Report into plain HTML that is passed on to your .aspx page.

- Crystal Report Designer (CRDesigner.dll)

The reports are created from scratch using the Crystal Report Designer, with which you could design the titles, insert data, formulas, charts, sub-reports, etc.

- The .rpt Report file

The first step to implement a report into your web application would be to create it using the Crystal Report Designer interface. You will find some ready-made .rpt samples provided with the default installation.

- The Data Source

The way your .rpt file gets the data depends on which method you choose. You can choose to make Crystal Report itself to fetch your data without writing any code for it or you can choose to manually populate a dataset and pass it on to the report file. We will look at the various possibilities a little later in this article.

- Crystal Report Viewer web form Control (CRWebFormViewer.dll)

The Crystal Report Viewer control is a web form control that can be inserted into your .aspx page. It can be thought of as a container that hosts the report on the .aspx page.


Note : In a more complex implementation, the reporting server and the web server could be on different physical servers, where the web server would make an HTTP request to the reporting server. The Crystal Reports could also be implemented as a web service.


---- Implementation Models -----

Fetching the data for the Crystal Report could be done by using any of the following methods :

- Pull Model :

where in Crystal Report handles the connection to the database using the specified driver and populates the report with the data, when requested.

- Push Model :

where it is the developer who has to write code to handle the connection and populate the dataset, and pass it on to the report. The performance can be optimized in this manner by using connection sharing and manually limiting the number of records that are passed on to the report.


---- Report Types ----

Crystal Report Designer can load reports that are included into the project as well as those that are independent of the project.

- Strongly-typed Report :

When you add a report file into the project, it becomes a ‘strongly-typed’ report. In this case, you will have the advantage of directly creating an instance of the report object, which could reduce a few lines of code, and caching it to improve performance. The related .vb file, which is hidden, can be viewed using the editor’s ‘show all files’ icon in the Solution Explorer.

- Un-Typed Report :

Those reports that are not included into the project are ‘un-typed’ reports. In this case, you will have to create an instance of the Crystal Report Engine’s 'ReportDocument' object and manually load the report into it.


---- Other things you should know ----

- Though the Crystal Report Viewer control comes with some cool in-built options like zooming, page navigation, etc., it does not have a custom print option. You will have to depend on the browser’s print feature.

- An un-registered copy of Crystal Report for Visual Studio .NET will remain active only for the first 30 uses, after which the ‘save’ option will be disabled. To avoid this, all you have to do is register the product with www.crystaldecisions.com for which you are not charged.

- The default installation will service only 5 concurrent users. To support more users, you will have to buy additional licenses from www.crystalDecisions.com

Getting a Feel of It - Using an Existing Crystal Report File in Your .aspx Page
[ Back To Top ]


Lets take a look at how we could get this done the fast way to get a feel of how a Crystal Report file would look like in your web form.


1) Drag and drop the "Crystal Report Viewer" from the web forms tool box on to the .aspx page







2) Bring up the properties window for the Crystal Report Viewer control


3) Click on the [...] next to the "Data Binding" Property and bring up the data binding pop-up window


4) Select "Report Source" from the "Bindable properties" section on the left side



5) Select the "Custom Binding Expression" radio button, on the right side bottom of the window and specify the sample .rpt filename and path as

"C:\Program Files\Microsoft Visual Studio.NET\Crystal Reports\Samples\Reports\General Business\World Sales Report.rpt"(including the double quotes) and Click "ok"






Note : The ‘World Sales Report.rpt’ file is created as a part of Visual Studio .NET installation. If you have specified a different directory during installation then make necessary changes to the above specified path.


In a couple of seconds you should see the Report Viewer Control load a preview of the actual report during design time itself. The reason for the data being loaded during design time is that the report has been saved with the data.


The above steps actually insert the following code into your .aspx page :

<%@ Register TagPrefix="cr" Namespace="CrystalDecisions.Web" Assembly="CrystalDecisions.Web" %>

above the Page Directive and

<CR:CrystalReportViewer

id="CrystalReportViewer1"

runat="server"

Width="350px" Height="50px"

ReportSource='<%# "C:\Program Files\Microsoft Visual Studio.NET\Crystal Reports\Samples\Reports\General Business\World Sales Report.rpt" %>'>

</CR:CrystalReportViewer>

within the <FORM> section of the page.



6) Call the DataBind method, on the Page Load Event of the Code Behind file (.aspx.vb).


Private Sub Page_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs)

DataBind()

End Sub




7) Save, build and run your page.

There !!! You have a web form page with a Crystal Report file embedded into it.




Crystal Reports Walkthrough - Using the Pull Model
[ Back To Top ]


We would be using the following steps to implement Crystal Reports using the Pull Model :

1. Create the .rpt file (from scratch) and set the necessary database connections using the Crystal Report Designer interface.

2. Place a CrystalReportViewer control on the .aspx page and set its properties to point to the .rpt file that we created in the previous step.

3. Call the databind method from your code behind page.


Creating the .rpt File:

1) Add a new Crystal Report to the web form by right clicking on the "Solution Explorer", selecting "Add" --> "Add New Item" --> "Crystal Report".






2) On the "Crystal Report Gallery" pop up, select the "As a Blank Report" radio button and click "ok".







3)This should open up the Report File in the Crystal Report Designer






4) Right click on the "Details Section" of the report, and select "Database" -> "Add/Remove Database"



5) In the "Database Expert" pop up window, expand the "OLE DB (ADO)" option which should bring up another "OLE DB (ADO)" pop up



6) In the "OLE DB (ADO)" pop up, Select "Microsoft OLE DB Provider for SQL Server" and click "Next"







7) Specify the connection information

Server : HomePC (Make use of your server name here)

User Id : sa

Password :

Database : Pubs



8) Click "Next" and then click "Finish"



9) Now you should be able to see the Database Expert showing the table that have been selected



10) Expand the "Pubs" database, expand the "Tables", select the "Stores" table and click on ">" to include it into the "Selected Tables" section.






11) Now the Field Explorer should show you the selected table and its fields under the "Database Fields" section, in the left window.



12) Drag and drop the required fields into the "Details" section of the report. The field names would automatically appear in the "Page Header" section of the report. If you want to modify the header text then right click on the text of the "Page Header" section, select "Edit Text Object" option and edit it.






13) Save it and we are through with the creation of the Crystal Report file !!


Creating a CrystalReportViewer Control

14) Back on the web form page, drag and drop a "Crystal Report Viewer" control from the "WebForms" tool box. (image shown in the previous example)


15) Bring up the properties window of the CrystalReportViewer control, Select Databindings and Click on [...]



16) In the "Crystal Report Viewer Databinding" pop-up window, select "Report Source" from the "Bindable Properties" section on the left side, Select "Custom Binding Expression" radio button on the right side bottom, and specify the file name with the path of the .rpt file (within double quotes).






17) You should be able to see the Crystal Report Viewer showing you a preview of actual report file using some dummy data and this completes the inserting of the Crystal Report Viewer controls and setting its properties.



Note : In the previous example, the CrystalReportViewer control was able to directly load the actual data during design time itself as the report was saved with the data. In this case, it will not display the data during design time as it not saved with the data - instead it will show up with dummy data during design time and will fetch the proper data only at run time.



Code Behind Page Modifications

18) Call the Databind method on the Page Load Event of the Code Behind file (.aspx.vb).


Run your Application

19) Build and run your .aspx page and you should be able to see your own report file embedded into the web page!!!






Note that you will have access to the built-in controls of Crystal Report like "Page Navigation", "Zoom", etc in your web page.

Crystal Reports Walkthrough - Using the Push Model
[ Back To Top ]


We would use the following steps to implement Crystal Reports using the Push Model :

1. Create a Dataset during design time.

2. Create the .rpt file (from scratch) and make it point to the Dataset that we created in the previous step.

3. Place a CrystalReportViewer control on the .aspx page and set its properties to point to the .rpt file that we created in the previous step.

4. In your code behind page, write the subroutine to make the connections to the database and populate the dataset that we created previously in step one.

5. Call the Databind method from your code behind page.



Creating a Dataset during Design Time to Define the Fields of the Reports

1) Right click on "Solution Explorer", select "Add" --> select "Add New Item" --> Select "DataSet"






2) Drag and drop the "Stores" table (within the PUBS database) from the "SQL Server" Item under "Server Explorer".





3) This should create a definition of the "Stores" table within the Dataset






- The .xsd file created this way contains only the field definitions without any data in it. It is up to the developer to create the connection to the database, populate the dataset and feed it to the Crystal Report.



Creating the .rpt File :

4) Create the report file using the steps mentioned previously. The only difference here is that instead of connecting to the Database thru Crystal Report to get to the Table, we would be using our DataSet that we just created.


5)After creating the .rpt file, right click on the "Details" section of the Report file, select "Add/Remove Database"


6) In the "Database Expert" window, expand "Project Data" (instead of "OLE DB" that was selected in the case of the PULL Model), expand "ADO.NET DataSet", "DataSet1", and select the "Stores" table.


7) Include the "Stores" table into the "Selected Tables" section by clicking on ">" and then Click "ok"





8) Follow the remaining steps to create the report layout as mentioned previously in the PULL Model to complete the .rpt Report file creation





Creating a CrystalReportViewer Control

9) Follow the steps mentioned previously in the PULL Model to create a Crystal Report Viewer control and set its properties.



Code Behind Page Modifications :

10) Call this subroutine in your page load -

Sub BindReport()

Dim myConnection As New SqlClient.SqlConnection()

myConnection.ConnectionString= "server= (local)\NetSDK;database=pubs;Trusted_Connection=yes"

Dim MyCommand As New SqlClient.SqlCommand()

MyCommand.Connection = myConnection

MyCommand.CommandText = "Select * from Stores"

MyCommand.CommandType = CommandType.Text

Dim MyDA As New SqlClient.SqlDataAdapter()

MyDA.SelectCommand = MyCommand



Dim myDS As New Dataset1()

'This is our DataSet created at Design Time



MyDA.Fill(myDS, "Stores")



'You have to use the same name as that of your Dataset that you created during design time



Dim oRpt As New CrystalReport1()

' This is the Crystal Report file created at Design Time



oRpt.SetDataSource(myDS)

' Set the SetDataSource property of the Report to the Dataset



CrystalReportViewer1.ReportSource = oRpt

' Set the Crystal Report Viewer's property to the oRpt Report object that we created



End Sub


Note : In the above code, you would notice that the object oRpt is an instance of the "Strongly Typed" Report file. If we were to use an "UnTyped" Report then we would have to use a ReportDocument object and manually load the report file into it.




Run your Application

11) Build and run your .aspx page and you should be able to see your own report file embedded into the web page!!!

Exporting the Report File into Other Formats
[ Back To Top ]


You can opt to export your report file into one of the following formats :

1. PDF (Portable Document Format)

1. 2. DOC (MS Word Document)

2. 3. XLS (MS Excel Spreadsheet)

3. 4. HTML (Hyper Text Markup Language – 3.2 or 4.0 compliant)

4. 5. RTF (Rich Text Format)


To see it in action, you could place a button on your page to trigger the export functionality.


Exporting a Report File Created using the PULL Model :

When exporting a report that was created using the PULL Model, Crystal Report takes care of connecting to the database and fetching the required records, so you would only have to use the below given code in the Click Event of the button.


Private Sub Button1_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button1.Click



Dim myReport As CrystalReport1 = New CrystalReport1()

'Note : we are creating an instance of the strongly-typed Crystal Report file here.



Dim DiskOpts As CrystalDecisions.Shared.DiskFileDestinationOptions = New CrystalDecisions.Shared.DiskFileDestinationOptions()





myReport.ExportOptions.ExportDestinationType = CrystalDecisions.[Shared].ExportDestinationType.DiskFile

' You also have the option to export the report to other sources

' like Microsoft Exchange, MAPI, etc.



myReport.ExportOptions.ExportFormatType = CrystalDecisions. [Shared].ExportFormatType.PortableDocFormat

'Here we are exporting the report to a .pdf format. You can

' also choose any of the other formats specified above.



DiskOpts.DiskFileName = "c:\Output.pdf"

'If you do not specify the exact path here (i.e. including

' the drive and Directory),

'then you would find your output file landing up in the

'c:\WinNT\System32 directory - atleast in case of a

' Windows 2000 System



myReport.ExportOptions.DestinationOptions = DiskOpts

'The Reports Export Options does not have a filename property

'that can be directly set. Instead, you will have to use

'the DiskFileDestinationOptions object and set its DiskFileName

'property to the file name (including the path) of your choice.

'Then you would set the Report Export Options

'DestinationOptions property to point to the

'DiskFileDestinationOption object.



myReport.Export()

'This statement exports the report based on the previously set properties.



End Sub



Exporting a Report File Created Using the PUSH Model :

When exporting a report that was created using the Push Model, the first step would be to manually create the connections and populate the Dataset, and set the Report’s ‘SetDataSource’ property to a populated Dataset (as shown in the Push Model example previously). The next step would be to call the above given Export code


source by http://www.dotnetspider.com
CV atau Comanditaire Venootschap adalah bentuk usaha yang merupakan salah satu alternatif yang dapat dipilih oleh para pengusaha yang ingin melakukan kegiatan usaha dengan modal yang terbatas. Karena, berbeda dengan PT yang mensyaratkan minimal modal dasar sebesar Rp. 50jt dan harus di setor ke kas Perseroan minimal 25%nya, untuk CV tidak ditentukan jumlah modal minimal. Jadi, misalnya seorang pengusaha ingin berusaha di industri rumah tangga, percetakan, biro jasa, perdagangan, catering, dll dengan modal awal yang tidak terlalu besar, dapat memilih CV sebagai alternatif Badan Usaha yang memadai.Apakah bedanya CV dengan PT?

Perbedaan yang mendasar antara PT dan CV adalah, PT merupakan Badan Hukum, yang dipersamakan kedudukannya dengan orang dan mempunyai kekayaan yang terpisah dengan kekayaan para pendirinya. Jadi, PT dapat bertindak keluar baik di dalam maupun di muka pengadilan sebagaimana halnya dengan orang, serta dapat memiliki harta kekayaan sendiri. Sedangkan CV, dia merupakan Badan Usaha yang tidak berbadan hukum, dan kekayaan para pendirinya tidak terpisahkan dari kekayaan CV.

Karakteristik CV yang tidak dimiliki Badan Usaha lainnya adalah: CV didirikan minimal oleh dua orang, dimana salah satunya akan bertindak selaku Persero Aktif (persero pengurus) yang nantinya akan bergelar Direktur, sedangkan yang lain akan bertindak selaku Persero Komanditer (Persero diam). Seorang persero aktif akan bertindak melakukan segala tindakan pengurusan atas Perseroan; dengan demikian, dalam hal terjadi kerugian maka Persero Aktif akan bertanggung jawab secara penuh dengan seluruh harta pribadinya untuk mengganti kerugian yang dituntut oleh pihak ketiga. Sedangkan untuk Persero Komanditer, karena dia hanya bertindak selaku sleeping partner, maka dia hanya bertanggung jawab sebesar modal yang disetorkannya ke dalam perseroan.

Perbedaan lain yang cukup penting antara PT dengan CV adalah, dalam melakukan penyetoran modal pendirian CV, di dalam anggaran dasar tidak disebutkan pembagiannya seperti halnya PT. Jadi, para persero harus membuat kesepakatan tersendiri mengenai hal tersebut, atau membuat catatan yang terpisah. Semua itu karena memang tidak ada pemisahan kekayaan antara CV dengan kekayaan para perseronya.

BAGAIMANA CARA MENDIRIKAN CV?

CV dapat didirikan dengan syarat dan prosedur yang lebih mudah daripada PT, yaitu hanya mensyaratkan pendirian oleh 2 orang, dengan menggunakan akta Notaris yang berbahasa Indonesia. Walaupun dewasa ini pendirian CV mengharuskan adanya akta notaris, namun dalam Kitab Undang-Undang Hukum Dagang dinyatakan bahwa pendirian CV tidak mutlak harus dengan akta Notaris.

Pada saat para pihak sudah sepakat untuk mendirikan CV, maka dapat datang ke kantor Notaris dengan membawa KTP. Untuk pendirian CV, tidak diperukan adanya pengecekan nama CV terlebih dahulu. Oleh karena itu proses nya akan lebih cepat dan mudah dibandingkan dengan pendirian PT.
Namun demikian, dengan tidak didahuluinya dengan pengecekan nama CV, menyebabkan nama CV sering sama antara satu dengan yang lainnya.
Pada waktu pendirian CV, yang harus dipersiapkan sebelum datang ke Notaris adalah adanya persiapan mengenai:
1. Calon nama yang akan digunakan oleh CV tersebut
2. tempat kedudukan dari CV
3. Siapa yang akan bertindak selaku Persero aktif, dan siapa yang akan bertindak selaku persero diam.
4. Maksud dan tujuan yang spesifik dari CV tersebut (walaupun tentu saja dapat mencantumkan maksud dan tujuan yang seluas-luasnya).

Untuk menyatakan telah berdirinya suatu CV, sebenarnya cukup hanya dengan akta Notaris tersebut, namun untuk memperkokoh posisi CV tersebut, sebaiknya CV tersebut di daftarkan pada Pengadilan Negeri setempat dengan membawa kelengkapan berupa Surat Keterangan Domisili Perusahaan (SKDP) dan NPWP atas nama CV yang bersangkutan.

Apakah itu akta, SKDP, NPWP dan pendaftaran pengadilan saja sudah cukup?
Sebenarnya semua itu tergantung pada kebutuhannya. Dalam menjalankan suatu usaha yang tidak memerlukan tender pada instansi pemerintahan, dan hanya digunakan sebagai wadah berusaha, maka dengan surat-surat tersebut saja sudah cukup untuk pendirian suatu CV. Namun, apabila menginginkan ijin yang lebih lengkap dan akan digunakan untuk keperluan tender, biasanya dilengkapi dengan surat-surat lainnya yaitu:
1. Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PKP)
2. Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP)
3. Tanda Daftar Perseroan (khusus CV)
4. Keanggotaan pada KADIN Jakarta.

Pengurusan ijin-ijin tersebut dapat dilakukan bersamaan sebagai satu rangkaian dengan pendirian CV dimaksud, dengan melampirkan berkas tambahan berupa:
1. Copy kartu keluarga Persero Pengurus (Direktur) CV
2. Copy NPWP Persero Pengurus (Direktur) CV
3. Copy bukti pemilikan atau penggunaan tempat usaha, dimana
    a. apabila milik sendiri, harus dibuktikan dengan copy sertifikat dan copy bukti pelunasan PBB th terakhir
    b. apabila sewa kepada orang lain, maka harus dibuktikan dengan adanya perjanjian sewa menyewa, yang dilengkapi dengan pembayaran pajak sewa (Pph) oleh pemilik tempat.
sebagai catatan berdasarkan SK Gubernur DKI Jakarta, untuk wilayah Jakarta, yang dapat digunakan sebagai tempat usaha hanyalah Rumah toko, pasar atau perkantoran. Namun ada daerah-daerah tertentu yang dapat digunakan sebagai tempat usaha yang tidak membayakan lingkungan, asalkan mendapat persetujuan dari RT/RW setempat
4. Pas photo ukuran 3X4 sebanyak 4 lembar dengan latar belakang warna merah

Jangka waktu pengurusan semua ijin-ijin tersebut dari pendirian sampai dengan selesai lebih kurang selama 2 bulan.

Sebagai penutup, saya sarankan agar dalam mendirikan suatu bidang usaha, alangkah baiknya untuk dipertimbangkan dari segala segi, tidak hanya dari segi kepraktisannya, namun juga dari segi pembagian resiko di antara para persero, agar tidak terjadi pertentangan di kemudian hari.

sumber by http://irmadevita.com

Sabtu, 19 Maret 2011

lama ga ada posting, akhirnya ada juga kesempatan buat posting di rumah, walaupun dengan koneksi internet yang lambat, tapi tak masalah, yang penting para sahabat senang.. posting kali ini mengenai cara memasang iklan di blog kita dan kita dibayar tiap kali orang meng klik iklan tersebut....
Mungkin para blogger sudah sering mencoba daftar di google addsence, mungkin ada yang berhasil, tapi pasti lebih banyak yang gagal seperti saya,,,hahahahah....... alasannya karena blog kita tidak menganut materi bahasa inggris, kesal memang.... tapi tak apalah..............
kali ini saya akan berbagi alamat yang bisa membuat blog kita berisi iklan dan dibayar, tentunya itu dari situs lokal, dan dijamin langsung berhasil. namanya AdsenceCamp...... dari nama boleh inggris, dari hasil boleh indo hehe...... nie Adsense Indonesia
Ga ada salahnya dicoba, saya aja sudah pasang,, bisa diliatkan di halaman paling atas......... selain itu, dengan iklan - iklan kan bisa mempercantik web kita, biar kaya punya orang - orang gitu,,, hehe

Selasa, 15 Maret 2011

1.Hindari makan dan minum terlalu banyak menjelang tidur.
Makanan yang terlalu banyak akan menyebabkan perut menjadi tidak nyaman, sementara minum yang terlalu banyak akan menyebabkan anda sering ke belakang untuk buang air kecil. Sudah tentu kedua keadaan ini akan menganggu kenyenyakan tidur anda.

2.Tidurlah dalam lingkungan yang nyaman.
Saat tidur, matikan lampu, matikan hal hal yang menimbulan suara, pastikan anda nyaman dengan suhu ruangan tidur anda. Jauhkan jam meja dari pandangan anda karena benda itu dapat membuat anda cemas karena belum dapat terlelap sementara jarum jam kian larut.

3.Kurangi mengkonsumsi minuman yang bersifat stimulan atau yang membuat anda terjaga seperti teh, kopi. alkohol dan rokok. Minuman ini akan menyebabkan anda terjaga yang tentu saja tidak anda perlukan bila anda ingin tidur.

4.Mandilah dengan air hangat 30 menit atau sejam sebelum tidur. Mandi air hangat akan menyebabkan efek sedasi atau merangsang tidur. Selain itu, mandi air hangat juga mengurangi ketengangan tubuh.

Hentikan menonton TV, membaca buku, setidaknya sejam sebelum tidur.

5.Gunakanlah tempat tidur anda khusus untuk tidur. Hal ini akan membantu tubuh anda menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat tidur. Saat anda berbaring di tempat tidur, maka akan timbul rangsangan untuk tidur.

6.Lakukan aktivitas relaksasi secara rutin. Mendengarkan musik, melatih pernafasan, meditasi dan lain lain akan membantu memperlambat proses yang terjadi dalam tubuh sehingga tubuh anda menjadi lebih santai. Keadaan ini akan mempemudah anda untuk tidur.

7.Jernihkan pikiran anda. Enyahkan segala kekhawatiran yang menghinggapi pikiran anda. Salah satu cara untuk ini adalah menuliskan semua pikiran anda lewat media blog.

8.Tidur dan bangunlah dalam periode waktu yang teratur setiap hari. Waktu tidur yang kacau akan mengacaukan waktu tidur anda selanjutnya.

9.Selalulah ingat bahwa tidur merupakan kebutuhan pokok tubuh untuk pertumbuhan dan memperbaiki fungsi organ yang terganggu. Insomnia bukan merupakan penyakit bawaan dan dengan demikian tentu akan mudah disembuhkan.

Jika dengan langkah diatas anda masih merasa gagal mengatasi masalah tidur, segeralah berkonsultasi ke dokter untuk mencari jalan keluar.

Kamis, 10 Maret 2011

Tak mudah memang setia terhadap pasangan. Banyak yang harus dilakukan agar Anda berdua bisa tetap bahagia menjalani hubungan dengan dasar kesetiaan. Apa saja?
1. TANPA PAMRIH
Hal yang perlu Anda sadari dalam mencintai pasangan adalah “memberi dengan tulus.” Cinta adalah ketulusan hati. Untuk itu, tidak selayaknya menyelipkan pamrih demi keuntungan atau kesenangan sendiri. Misalnya, jangan berharap dengan mencintai pasangan, Anda lantas senantiasa harus diperhatikan. Atau, dengan mencintai pasangan, Anda berharap pasangan tidak berbuat kesalahan. Semua itu hanya akan menyakitkan diri Anda.
Ingat, mencintai berarti Anda “hanya” memberi, jadi jangan mengharapkan kembalian. Imbal balik dari pasangan akan datang dengan sendirinya bila Anda tulus mencintainya. Tidak perlu Anda berharap-harap, bukan? Dari rasa tanpa pamrih inilah, Anda akan mampu menjaga hati untuk tetap setia pada cinta Anda. Dari sinilah, Anda akan sanggup membahagiakan pasangan.

2. JANGAN BANYAK MENUNTUT
Jangan cemari hati dan cinta dengan begitu banyak tuntutan. Bahkan, sebaliknya, Anda harus belajar untuk selalu memberi yang terbaik kepada orang lain, termasuk kepada pasangan, melalui cinta Anda. Hanya dengan cinta yang benar, semua itu dapat Anda wujudkan. Sikap seperti ini akan membuat Anda tetap setia kepada cinta Anda, yang tentu berbuah positif dalam hubungan dengan pasangan.
Terlalu banyak menuntut hanya akan berujung pada kepentingan pribadi, sehingga tidak akan mampu menambahkan kedewasaan hubungan. Bahkan, sangat mungkin malah menghancurkan jalinan kasih Anda. Bukankah bila hal ini terjadi, kesetiaan Anda pun akan luntur? Jadi, jangan banyak “menuntut” agar Anda tetap selalu setia kepada cinta dan hubungan Anda berdua.
3. JANGAN TAKUT DIKECEWAKAN
Mungkin ini sangat sulit Anda lakukan. Biasanya, setiap orang selalu menghindari rasa kecewa, dan selalu ingin senang terus. Tidak ada ruang dalam hatinya untuk rasa kecewa atau duka cita. Padahal, kehidupan memiliki banyak sisi yang harus dihayati.
Untuk itu, agar Anda tetap setia kepada cinta Anda, jangan takut dikecewakan! Tidak selamanya pertumbuhan pribadi berasal dari kesuksesan atau kebahagiaan. Adakalanya, Anda harus merasakan kekecewaan akibat hubungan dengan orang lain, termasuk pasangan Anda. Sangat mungkin ada salah paham, cekcok, atau pertengkaran kecil yang tentu akan membuat hati Anda terluka. Namun, jangan takut. Anda dapat mendewasakan diri dari “luka-luka kecil” seperti ini.
Bila Anda sudah mampu menghadapi situasi sulit ini, Anda tetap akan setia terhadap cinta Anda. Cintalah yang akan menghibur Anda dari goresan luka. Cintalah yang akan menyemangati hidup Anda untuk bangkit dari kekecewaan. Jadi, jangan buramkan cinta bila Anda sedang kecewa. Kesetiaan terhadap cinta inilah yang akan terus menguatkan hubungan kasih Anda dengan pasangan.
4. JADILAH PENGHIBUR YANG BAIK
Tempatnya cinta adalah hati. Bila hati sedang terluka, seseorang memerlukan penghiburan. Begitu pula bila hati pasangan Anda sedang berduka, hiburlah dia. Cinta Andalah yang akan menggerakkan diri Anda untuk memberi penghiburan dan penguatan bagi pasangan.
Semua itu dapat Anda lakukan bila Anda memiliki cinta yang bermahkotakan kesetiaan. Anda tidak akan pernah dapat menjadi penghibur yang baik bila cinta Anda tidak Anda bekali untuk “setia di saat duka sedang berkuasa.” Jadi, belajarlah menjadi penghibur yang baik bagi pasangan. Mulailah dari mencintai diri dengan benar dan selalu setialah terhadap cinta Anda. Yakinlah, hubungan kasih bersama pasangan akan semakin mesra dengan suasana penuh penghiburan ini.
5. PAHAMI SEPENUH HATI
Manusia tidak selalu berada dalam situasi yang mudah. Seringkali, pasangan berada dalam situasi sulit dan mungkin Anda pun kesulitan untuk memahaminya. Mungkin ia sedang frustrasi, putus asa, atau gagal. Nah, Anda harus bisa memahami hati pasangan yang sedang terpuruk ini. Pahami dia dengan sepenuh hati, jangan malah terpancing memperburuk suasana batinnya. Misalnya Anda mengomeli kenapa dia bisa gagal, atau menyalahkannya.
Hindari sikap seperti ini. Hanya dengan tetap setia kepada cinta Anda, Anda akan mampu menerima dan memahami suasana hati pasangan. Dengan kesetiaan pula, Anda menginspirasi pasangan untuk sesegera mungkin bangkit dari frustrasinya. Semua itu hanya dapat Anda lakukan dengan cinta, bukan? Jangan sedetik pun meninggalkan cinta Anda dan tetap setialah di dalamnya. Dengan begitu, pasangan akan lebih mencintai Anda karena Andalah yang bisa menjadi penyejuk di saat suasana buruk terjadi.
6. SYUKURI APA YANG TERJADI
Jangan mengeluh dan mengumpat bila Anda sedang gagal, berduka, ataupun kecewa. Ucapkan syukur atas karunia hari-hari Anda yang penuh warna pengalaman hidup. Ucapkan syukur karena semua peristiwa membawa Anda bertumbuh dalam kedewasaan.
Dengan sikap ini, Anda akan dapat tetap setia dalam cinta Anda. Kekalutan hidup tidak akan membuat jiwa Anda kerdil. Bahkan sebaliknya, Anda akan semakin tangguh menghadapi apa pun yang terjadi. Jadi, tetap setialah kepada cinta Anda dengan mensyukuri semua pengalaman hidup Anda. Dari sinilah hubungan kasih dengan pasangan akan semakin kokoh.
7. MANDIRI DALAM PIKIR DAN TINDAKAN
Kemandirian bukan berarti harus memikirkan diri sendiri tanpa memerhatikan orang lain, terutama pasangan hidup. Kemandirian dalam berpikir dan bertindak berarti mengedepankan rasa percaya diri dalam menghadapi setiap peristiwa yang terjadi. Dengan demikian, tak perlu menunggu pasangan bertindak ketika Anda harus menentukan sikap terhadap suatu momen penting.
Kemandirian akan membuat Anda dapat tetap setia terhadap pasangan dan diri Anda sendiri. Anda akan semakin yakin bahwa cinta Anda membawa kekuatan diri yang berujung pada sikap positif dalam memandang cinta dan jalinan kasih Anda. Untuk itu, berusahalah untuk mandiri dalam pikir dan tindakan, agar kesetiaan terhadap cinta terus pula berkembang. Hubungan kasih pun akan semakin kuat dan mandiri.
8. TEGUH DALAM HARAPAN
Cinta tanpa pengharapan tentu akan sia-sia. Hidup tak akan pernah bergerak ke depan tanpa pengharapan. Seakan tidak memiliki fokus ke arah yang lebih baik lagi. Anda juga tidak akan dapat menambahkan sedikit demi sedikit makna cinta dalam hidup Anda. Untuk itu, milikilah harapan dan berusahalah untuk selalu untuk mewujudkannya.
Dengan demikian, Anda akan tetap setia kepada cinta Anda; karena harapan Andalah yang mendorongnya. Tanpa setia dalam cinta, Anda tidak akan bergairah dalam mewujudkan harapan-harapan Anda, terutama harapan agar hidup penuh kasih dan sayang dengan pasangan. Jadi, selalu perteguh harapan akan hidup lebih baik dalam cinta dan kehidupan Anda berdua.
9. PADUKAN KATA DAN PERBUATAN
Cinta sebaiknya tak hanya disimpan di bibir semata. Juga, jangan hanya diungkapkan dengan untaian kata yang indah. Padukan kata dan perbuatan, sehingga makna cinta Anda dapat Anda rasakan bersama pasangan. Paduan ini akan menjadi bukti bahwa Anda tetap setia terhadap cinta Anda. Kesetiaan ini membuat hubungan kasih bersama pasangan selalu berada dalam kejujuran dan kepercayaan.
Ini karena Anda selalu setia dan konsisten terhadap ucapan dan perbuatan Anda. Dengan demikian, Anda berdua akan benar-benar menikmati kesetiaan dengan sepenuh hati. Tidak ada kekhawatiran akan terjadi kebohongan
 sumber by http://senyawa.wordpress.com
Design Edit by Sahabat Samboja