Jumat, 26 September 2014

Untuk apa saling mencaci
Untuk apa saling membenci
Apapun pilihanmu nanti
Berdoalah yang terbaik untuk negeri

Tak ada pemimpin yang sempurna
Tak ada pemimpin selayaknya Dewa
Namun jika rakyat hanya bisa menghina
Apalah jadinya negeri kita tercinta

Saling menghujat satu sama lain
Dimanakah letak persatuan indonesia
Saling menjatuhkan satu sama lain
Dimanakah letak ke-bhinneka-an kita

Mereka hanyalah rakyat biasa layaknya kita
Yang lahir dan hidup di negeri indonesia
Bedanya, mereka hanya diberi amanah yang yang lebih dari biasa
untuk membangun indonesia tercinta

Kita semua sama, sama sama ingin yan terbaik untuk indonesia
Hanya cara pandang yang menjadikan kita berbeda
Sehingga memilih pemimpin yang berbeda pula
Namun bukan berarti kita harus saling menghina

Sadarkah kalian semua,
Jika semua ini usai,
Mereka akan saling merangkul untuk mengamankan peta politik mereka
Tak akan ada lagi permusuhan seperti sekarang ini.

Sadarkah kalian
Tak ada musuh abadi dalam politik
Dan tak ada kawan sejati dalam politik
Semua bisa berubah,
Lalu apa untungnya bagi kita untuk saling menghujat sesama
Kalau sebenarnya kita hanya korban dari keserakahan beberapa dari mereka

Rabu, 12 Maret 2014

Wahai Sang Pencipta,
Terima kasih untuk anugrah yang kau beri
kau berikan aku cinta, yang tak terduga datangnya
yang mau menerima aku apa adanya

Wahai Sang Pemberi Cinta,
setelah kian lama aku berdoa
untuk cinta yang luar biasa
dan kini, kau berikan aku cinta yang luar biasa pula
Subhanallah, sungguh Engkau lah Maha Pemberi cinta

Wahai Pencipta Langit Dan Bumi,
Dengan cinta yang kau hadirkan di dunia ini
Melalui seorang wanita baik hati
Aku kini merasa sangat berarti
Perasaan istimewa yang lama tak kurasa
Kini kembali berdebar disaat bersamanya

Wahai Pencipta Rasa Sakit
Walau ia selalu ku buat kecewa
Namun dia tetap bertahan pada hakikatnya
Mencoba mempertahankan apa yang ia yakini
Dan telah menjelma Menjadi lebih baik tanpa dia sadari

Wahai Pemberi Rasa Bahagia
Jika ini memang jalan terbaik
Maka lanjutkanlah sampai batas akhirnya
Namun jika ini hanya sesaat
Maka terima kasih untuk semuanya

Selasa, 04 Februari 2014

kadang aku bingung dengan dirimu
Kadang aku suka
Kadang aku benci
Kadang aku kagum
kadang aku kecewa

Kadang kurasa kau begitu dewasa, melebihi penilaianku
Pandai memasehati dan berkata kata, seolah kau telah memahami semuanya
Kadang kau begitu menyenangkan
Buatku tertawa dan melupakan segalanya

Namun,
Sering kali kau begitu membingungkan
Tiba tiba kau menjadi begitu mengharukan
Tiba tiba kau menjadi begitu gundah
Dan kau tak mau berbagi cerita
Seolah kau mampu menampung segalanya
Walau aku yakin,
kau ingin sekali ada yang mendengarkan ceritamu
Mengharap ada orang yang perduli dan menghiburmu


Ay,
Aku tak ingin menjadi bagian hidupmu hanya dikala suka
Namun berbagilah di saat kau dilanda duka,
Walau itu hanya derita karena satu tetes air mata
Berbagilah di saat kau bersedih
dan biarkan aku melukis senyum di wajah manismu

Dan harapanku suatu saat nanti,
Kau akan mengenangku sebagai penyembuh luka dan Pembuat Tawa
Bukan sebagai Pembuat Luka setelah tawa.

Jumat, 24 Januari 2014

Maaf,
Ini memang salahku
Yang buatmu lelah menunggu

Semua rasa yang kau beri
Tak sedikitpun ku apresiasi

Kuhargai semua keputusanmu
Yang tak ingin lagi menunggu

Jika memang kaulah tulang rusukku
Tentu kita akan bersama
Entah esok, dua atau tiga tahun lagi

Sekali lagi maaf,
Jika aku telah banyak melukis tangisan

Terima Kasih,
Untuk perhatian yang kau beri
Terima Kasih
Untuk cinta yang kau ucapkan

Semua masih salahku
Yang masih tak bisa mempercayai
Rasa cinta yang kau beri

Pahitnya Kisah yang ku alami
hingga ku tak mudah tuk mencinta lagi

Sulit bagiku mempercayai
Semua kata yang kau ucap
Karena begitu cepatnya semua terucap

Satu hal yang ku tau pasti
Saat kau mudah untuk mencintai
Maka takkan Sulit bagimu Untuk mencintai seseorang lagi
Hujan,
Jika kini ku menangis
Mampukah kau menghayutkan tangisanku
Mampukah kau menghilangkan jejak kesedihanku
Saat aku berdiri di tengah lapangnya jalan ini
di derasnya tetesan yang membasahi bumi

Aku tak mengerti pada perasaan ini
Saat aku mulai ingin membuka diri
Senyum itu, senyum yang menggoda hati
Kini hadir kembali menghiasi

Debar debar keberadaannya yang dulu sempat menghilang
Kini kembali kurasakan di dalam dadaku
Satu kata yang ia ucapkan,
buatku bungkam dalam lamunan

Status yang telah berbeda
Takkan mungkinkanku untuk kembali mendekatinya
Satu kenyataan yang kurasa
Hal yang dulu ku anggap cinta
Tetaplah sama pada akhirnya

Sorry,
Jika yang ada hanya tangisan
Yang selalu menghiasi malammu
Hanya karena kesalahanku
Tak hiraukan Perasaanmu

Maafkan Kesalahanku
dan segala ketidakpekaanku
Dan segala ketidakmampuanku
memahami perasaanmu

Aku pun masih tak mengerti
Apa yang sebenarnya kurasakan kini
Satu sisiku mengagumi dirimu
Satu sisiku menolak untuk mempercayaimu

Jika suatu saat Kau lelah
Maka itu bukanlah kesalahanmu
Maka berbahagialah dirimu
Temukanlah,
Seseorang yang lebih baik dari diriku

Senin, 13 Januari 2014

11 Januari,
Mungkin akan menjadi bagian yang takkan terlupakan tahun ini
Mungkin Pula akan menjadi kenangan yang akan selalu ku kenang hingga nanti
Saat Moment itu, sejanak ku dapat melupakan dunia
Ku dapat melupakan semua luka
Ku dapat melupakan semua duka yang ada

Hal yang telah lama tak kurasa
Hal telah lama hilang dalam ingatan

Indahnya kebersamaan bersama para sahabat
Indahnya tertawa seolah dunia takkan berakhir
Indahnya merasa saling melengkapi satu sama lain
Indahnya memiliki mereka yang perduli

Walau tak lama waktu yang kita lewatkan,
Hanya karena perjumpaan yang terlewatkan
Namun Kalian telah membuatku memiliki Kenangan Baru
Kenangan indah dalam kebersamaan.

Walau saat kembali ke realita nyata,
Dan semua tak selalu indah
Maka hari itu akan kujadikan kenangan indah
Yang pasti akan menimbulkan senyuman walau ku dalam gelisah.

Jumat, 03 Januari 2014

Teman
Sungguh ku tak tau apa isi fikiranmu
Belum lama waktu kita bersama, namun kau sudah nyatakan suka.
Belum lama kau mengenalku, begitupun juga diriku.
Di usiamu yang masih remaja, hal ini mungkin adalah biasa.
Namun tidak bagiku
Di Usia kita yang jauh berbeda,
Yang ku cari adalah cinta untuk selamanya.

Teman,
Aku hargai semua pengakuanmu,
Aku hargai semua kekagumanmu,
Aku hargai semua rasa sukamu.

Karena,begitu cepatnya semua pengakuanmu,
Buatku ragu akan kesungguhanmu,
Hinggaku tak bisa menerima semua itu.

Luka di hati ini yang belum sembuh terobati
Buatku semakin tak bisa membuka diri,
Karena kau sangat ku hormati
Ku tak ingin kau hanya menjadi pelampiasan hati yang terluka ini

Teman,
Jika serius tentang semua ini
Dan kau mau menunggu hati ini,
Biarlah waktu berjalan lebih lama lagi,
Untuk kita saling mengenal dan memahami.

Jika saja nanti kau telah memahami
Dan tak inginkan diriku lagi
Maka itu adalah yang terbaik bagimu dan juga hati ini.

Selasa, 26 Maret 2013


Lama kau kupandang
Makin gelisah hatiku
Semakin kau ku kenang
Semakin yakin diriku
Tapi…………..
Bisakah kau memilhku
Dengan segala kekuranganku
Bisakah ku memilikimu
Dengan segala rasa inginku
Walau……………
Diriku ingin menyentuh hatimu
Membawa hangat bersama cintaku
Biar sejengkal dari hayalku
walau sekedar agar kau tau
Bahwa hatiku Tak pernah ragu

Lama kau kupandang
Makin gelisah hatiku
Semakin kau ku kenang
Semakin yakin diriku
Tapi…………..
Bisakah kau memilhku
Dengan segala kekuranganku
Bisakah ku memilikimu
Dengan segala rasa inginku
Walau……………
Diriku ingin menyentuh hatimu
Membawa hangat bersama cintaku
Biar sejengkal dari hayalku
walau sekedar agar kau tau
Bahwa hatiku Tak pernah ragu

Cinderella…….
Alangkah indah paras wajahmu
Higga seluruh hatiku terpaku
Terpaut dalam senyum manismu

Cinderella…………..
Sungguh hebatnya daya tarikmu
Buat hanyut dalam lamunanku

Cinderella……. Cinderella……….
Sangat terlena aku padamu
Maukah engkau menerimaku
Untuk jadi seorang kasihmu

Cinderella…..
Cinderella…….
Cinderella……….

Kan kusebut namamu slalu
Di tiap sudut ruang hatiku
Hingga engkau jadi milikku

Kamis, 03 November 2011

ingin ku ucap ku cinta kau,,,,,
saat kau ucap kau tlah lelah dengannya
ingin ku ucap ku sayang kau
saat kau ucap kau tlah jauh dengannya

namun inginku terpendam lagi
saat kau ucap kau masih mencintainya
dan inginku kusimpan lagi
saat kau ucap kau masih menyayanginya

apapun inginku untuk dirimu
adalah untuk yang terbaik bagimu
saat kulihat tawa dirimu dengannya
saat itulah kurasakan kebahagiaan yang sama untuk diriku sendiri

tetaplah bertahan, walau kau lelah
tetaplah tegar, walau kau jauh dengannya

karena cintamu kan menyatukan dirimu dengannya
karena sayangmu kan menjaga cintamu dengannya

Selasa, 19 April 2011

Cinderella…….
Alangkah indah paras wajahmu
Hingga seluruh hatiku terpaku
Terpaut dalam senyum manismu

Cinderella…………..
Sungguh hebatnya daya tarikmu
Buat hanyut dalam lamunanku

Cinderella……. Cinderella……….
Sangat terlena aku padamu
Maukah engkau menerimaku
Untuk jadi seorang kasihmu

Cinderella…..
Cinderella…….
Cinderella……….

Kan kusebut namamu slalu
Di tiap sudut ruang hatiku
Hingga engkau jadi milikku

Aku bukan kawan sejati
Bukan yang memberi
Namun dapat dimengerti
Bagai matahari menyinari bumi
Takkan berhenti walau silih berganti

Cerita ini takkan terganti
Walau dalam dua dimensi
Walau terputus urat nadi
Takkan akhiri jalinan ini

Biarlah semua tetap begini
Tanpa ubah yang terjadi
Tanpa noda titik mengotori
Sejernih embun di pagi hari

Untukmu ku persembahkan puisi
Sebagai tanda persahabatan yang abadi

Lama kau kupandang
Makin gelisah hatiku
Semakin kau ku kenang
Semakin yakin diriku
Tapi…………..
Bisakah kau memilhku
Dengan segala kekuranganku
Bisakah ku memilikimu
Dengan segala rasa inginku
Walau……………
Diriku ingin menyentuh hatimu
Membawa hangat bersama cintaku
Biar sejengkal dari hayalku
walau sekedar agar kau tau
Bahwa hatiku Tak pernah ragu
Design Edit by Sahabat Samboja